Pelatihan Penanganan Perempuan dan Anak Dengan Disabilitas yang Mengalami Kekerasan

Pada 5-6 Oktober lalu, SAPDA melakukan pelatihan Penanganan Perempuan dan Anak Dengan Disabilitas yang Mengalami Kekerasan kepada tiga (3) profesi  yaitu Advokat, Psikolog Klinis dan Psikiater. Pelatihan ini diadakan selama 2 hari di hotel Ros-In Jogja. Pelatihan ini bertujuan untuk menguji modul pelatihan organisasi profesi untuk mengetahui kelebihan dan kekurangan modul pelatihan; organisasi profesi memahami […]

Minimnya Isu Disabilitas Sebabkan APG Sepi Peminat

Perayaan pembukaan Asian Para Games (APG) yang berlangsung di Stadion Gelora Bung Karno pada 6 Oktober lalu tidak semeriah perayaan pembukaan Asian Games. Hal ini menjadi sorotan sejumlah pihak, terutama pengamat isu disabilitas. Sholih Mudhlor, koordinator program SAPDA, menyebutkan sejumlah penyebab mengapa minimnya antusias masyarakat dalam ajang olahraga difabel se-Asia tersebut. Minimnya anggaran yang digelontorkan […]

Jember Merayakan Hari Bahasa Isyarat Internasional ke-14

Hari ini Minggu, 30 September 2018, Kabupaten Jember yang diselenggarakan oleh Gerkatin (Gerakan untuk Kesejahteraan Tunarungu Indonesia) mengadakan kegiatan Hari Bahasa Isyarat Internasional ke-14 yang bertajuk “Dengan Bahasa Isyarat, Semua Orang Terlibat”. Dihadiri oleh sekitar 450 orang dengan disabilitas rungu-wicara/Tuli dari berbagai daerah di Jawa Timur. Salah satu tujuan yang ingin dicapai dalam acara ini […]

Cerita dari Mereka yang Mengadvokasi Kasus Kekerasan

  Di hari kedua (19/09) Pelatihan Konselor Sebaya, peserta mempraktekkan teori yang didapatkannya selama kegiatan pelatihan. Di sesi terakhir ini, peserta memaparkan hasil diskusi kelompok terkait alur penanganan kasus disabilitas yang telah mereka lakukan di daerahnya masing-masing. Peserta berasal dari sejumlah provinsi, di antaranya NTB, NTT, DIY, Kalimantan Barat, dan Sulawesi Selatan. Dari presentasi kelompok […]

Pelatihan Kesiapsiagaan Bencana

Sekolah Dasar Kinderstation Primary atau SD Cahaya Bangsa Utama pada Selasa, 18 September 2018 yang dihadiri sekitar 130 siswa melakukan pelatihan kesiapsiagaan bencana dengan fasilitator SAPDA (Sentra Advokasi Perempuan, Difabel, dan Anak). SAPDA yang diwakili oleh Mas Kasihan menyampaikan beberapa poin penting dalam kesiapsiagaan bencana yaitu meliputi 1) Identifikasi ancaman, 2) Metode praktis keselamatan gempa […]

Diseminasi Hasil Riset (Perlindungan & Pemulihan Perempuan Disabilitas yang Mengalami Kekerasan)

“Penyedia Layanan di-level daerah sampai pusat sudah melakukan penanganan dan pendampingan perempuan disabilitas yang mengalami kekerasan, namun penyediaan layanan sebagai bagian dari pemenuhan hak perempuan disabilitas yang mengalami kekerasan masih belum berjalan dengan baik” Situasi ini tentu akan semakin menghambat penanganan kasus kekerasan hingga ke proses hukum dan inkracht. Sinergisme layanan dari Pemerintah, NGO, Organisasi/Komunitas […]

Lomba Mural : Dalam Rangka Ultah SAPDA ke-13

“Kamu punya ide kreatif tentang pesan-pesan inklusi, disabilitas dan keberagaman? Kenapa nggak coba visualisasikan dengan coretan, gambar, dan lukisan? Yuk, sampaikan pesanmu dan ceritakan ceritamu dengan media mural” Diusia yang ke-13 ini, Yayasan SAPDA (Sentra Advokasi Perempuan, Difabel, dan Anak) mengajak adik-adik SMA/SMK/MA/LB/sederajat dan komunitas disabilitas untuk mengikuti lomba mural dengan tema “Inklusi sosial dalam […]

Menangani Kasus Kekerasan Anak Disabilitas: Kekerasan Seksual pada Disabilitas Grahita

“Mbah Supri sekarang sudah mendekam di Lapas Pajangan. Lamanya delapan tahun. Dia dihukum karena melakukan kekerasan seksual pada Rita (bukan nama sebenarnya), perempuan penyandang disabilitas intelektual yang masih dibawah umur.” Sesuai dengan panggilannya “Mbah Supri” usianya tidak muda lagi. Dia seorang duda berumur 70 tahun, memiliki anak dan cucu. Tapi tidak ada yang pernah menduga […]

Bantuan Hukum Bagi Penyandang Disabilitas Berhadapan Dengan Hukum

Berkaca pada pengalaman pendampingan kasus yang telah dijalankan oleh Yayasan SAPDA Yogyakarta mengenai kekerasan terhadap perempuan dengan disabilitas di Daerah Istimewa Yogyakarta dan sekitarnya mencatat dari tahun 2008-2009 ada 60 kasus kekerasan fisik dan psikologis, 2010-2012 ada 14 kasus kekerasan psikologis, 2013-2015 ada 22 kasus kekerasan fisik dan seksual, tahun 2016-2017 ada 20 kasus kekerasan seksual […]

Mengenal Program Kerja yang Inklusi Disabilitas

Oxfam dan mitra menjadi peserta pelatihan inklusi disabilitas Yogyakarta, 2 – 4 Mei 2018 “Inklusi berbasis gender dan disabilitas adalah sebuah perspektif yang harus dimiliki oleh semua mitra penyusun program ataupun mereka yang akan mengevaluasi program” Bertempat di Prime Plaza Hotel Yogyakarta yang dihadiri sebanyak 29 peserta yang terdiri dari staff maupun mitra, SAPDA Yogyakarta […]

Font Resize