SAPDA Melanjutkan MoU dengan Pengadilan Negeri Yogyakarta

SAPDA Melanjutkan MoU dengan Pengadilan Negeri Yogyakarta

Rabu (22/1), Sentra Advokasi Perempuan, Difabel dan Anak (SAPDA) kembali melanjutkan MoU dengan Pengadilan Negeri Yogyakarta. Kegiatan penandatanganan MoU ini dibingkai dalam kegiatan penyampaian laporan tahunan PN Yogyakarta. Dalam laporan tahunannya, Budi Prasetyo, Ketua PN Yogyakarta menyampaikan banyak capaian yang diraih lembaga yang dipimpinnya selama 2019. Capaian-capaian itu diraih dalam berbagai sektor, mulai dari perbaikan […]

Menciptakan Ruang Aman dan Nyaman bagi Diifabel

Saat ini dibutuhkan ruang aman dan nyaman bagi teman-teman difabel dan non-difabel untuk mewujudkan Inklusi. Hal itulah yang mendasari Komunitas Positive Fighter menyelenggarakan kegiatan “Challenge to Change Society”, di Jogyakarta National Museom (JNM), Jum’at-Sabtu (20-21/12). “Perbedaan bukanlah hambatan untuk kita berkreasi bersama, berinteraksi dalam hubungan yang biasa di masyarakat tentu tanpa merendahkan salah satu pihak” […]

Direktur SAPDA Raih Penghargaan Gender Champion

Direktur SAPDA Raih Penghargaan Gender Champion

Direktur SAPDA, Nurul Sa’adah Andriani menerima penghargaan Gender Champion dari Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk (DP3AP2), Senin (23/12). Penyerahan penghargaan ini berlangsung di Bangsal Kepatihan, Komplek Kepatihan, Danurejan, Yogyakarta. Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi pemerintah terhadap kontribusi yang diberikan oleh banyak tokoh dalam upaya mewujudkan keadilan dan kesetaraan gender di Yogyakarta. […]

SAPDA Melatih Kader SEPEDA KEREN Trenggalek

SAPDA Latih Kader Sepeda Keren Kabupaten Trenggalek

Sebanyak 25 kader Sekolah Prempuan, Disabilitas, Anak dan Kelompok Rentan Lainnya (Sepeda Keren) mengikuti Bimbingan Teknis di Rumah Perempuan, Kabupaten Trengglek (18/12). Kegiatan yang merupakan inisiasi dari Pemkab Trenggalek ini mengundang SAPDA sebagai fasilitator pelatihan. “Keberadaaan disabilitas dipengaruhi cara pandang, budaya, dan kebiasaan masyarakat” terang Ayatullah RK, fasilitator dari SAPDA. Oleh karena itu, diperlukan adanya […]

Mewujudkan Peradilan Inklusif bagi Disabilitas

Mewujudkan Peradilan Inklusif bagi Disabilitas

Lembaga peradilan adalah ruang publik yang harus terbuka bagi siapa pun, termasuk penyandang disabilitas. Hal itu disampaikan Nuryanto, hakim senior di Pengadilan Negeri Yogyakarta. Hal tersebut disampaikan dalam pertemuan yang dilakukan bersama SAPDA, Masyarakat Pemantau Peradilan Indonesia (Mappi FH-UI) dan Australia-Indonesia Partnership for Justice (AIPJ2) pada Selasa (10-/12).

Formapi Universitas Brawijaya Belajar Gender dan Inklusi Sosial di SAPDA

Yogyakarta- Sebanyak 30 Mahasiswa Universitas Barawijaya (UB), Malang, yang tergabung dalam Forum Mahasiswa Peduli Inklusi (Formapi) melakukan visiting study di kantor SAPDA pada Sabtu (26/10). Mereka terdiri dari mahasiswa difabel dan mahasiswa non-difabel untuk belajar tentang gender dan inklusi sosial. “Disabilitas bukanlah sebuah terma atau pengertian. Tetapi ia adalah konstruksi personal” kata Sholih Muhdlor, narasumber […]

Pengumuman Hasil Seleksi Beasiswa Riset Gender dan Inklusi Sosial

Jumlah pendaftar Beasiswa Riset Gender dan Inklusi Sosial ke SAPDA sebanyak 1001 pendaftar. Tim melakukan seleksi dengan: 1. Menyesuaikan Kriteria a. Topik/isu yang ditawarkan b. Ragam Disabilitas c. Sebaran Wilayah d. Rencana Implementasi 2. Memilih 1001 pendaftar menjadi 111 kandidat berdasarkan pemetaan isu 3. Menyaring 111 kandidat menjadi 35 calon peserta 4. Memutuskan 35 kandidat […]