Langkah pemeliharaan tempat cuci tangan aksesibel: Pastikan ketersediaan air bersih mencukupi. Pastikan keran berfungsi dengan baik. Periksa saluran pembuangan air agar tidak terjadi penyumbatan yang membuat lantai licin dan membahayakan. Lakukan disinfeksi rutin pada keran dan wadah cuci tangan. Lakukan pembersihan tandon air secara berkala, minimal sebulan sekali.

Bagaimana Merawat Tempat Cuci Tangan Aksesibel?

Jika sebelumnya kita telah mengenal hambatan-hambatan penyandang disabilitas dalam mengakses tempat cuci tangan; serta cara memastikan aksesibilitas tempat cuci tangan, maka tidak kalah penting pula untuk memahami menjaga usia tempat cuci tangan agar dapat terus dioperasikan secara optimal. Lantas, bagaimana operasional pemeliharaan tempat cuci tangan yang tepat? Pastikan ketersediaan air bersih mencukupi. Pastikan keran berfungsi […]

Ini adalah poster desain cuci tangan aksesibel. Selengkapnya dapat disimak pada artikel.

Yuk Mengenal Desain Tempat Cuci Tangan Aksesibel!

Jika sebelumnya kita mengenal hambatan-hambatan yang dialami penyandang disabilitas dalam mengakses tempat cuci tangan, maka yang tidak kalah penting adalah memahami cara untuk mengatasinya. Sejatinya, hambatan-hambatan tersebut bisa diatasi dengan membuat tempat cuci tangan yang aksesibel. Pengadaan tempat cuci tangan yang aksesibel bagi penyandang disabilitas wajib dilakukan oleh penyedia layanan publik sebagai upaya untuk mendorong […]

Inj adalah Poster Hambatan Disabilitas Mengakses Tempat Cuci Tangan. Detail lebih lanjut dapat dilihat pada artikel.

Apa Saja Hambatan Penyandang Disabilitas Mengakses Tempat Cuci Tangan?

Pandemi COVID-19 belum menunjukan tanda-tanda berakhir. Sebagai bagian dari upaya untuk terus memutus rantai penyebaran virus asal Tiongkok tersebut, masyarakat diwajibkan memelihara budaya 5M yang salah satunya adalah mencuci tangan dengan air mengalir. Pandemi COVID-19 membuat kebutuhan akan cuci tangan menjadi sangat tinggi. Namun, belum semua orang memiliki akses yang sama terhadap fasilitas cuci tangan. […]

Workshop media aksesibel

Pentingnya Media Aksesibel bagi Disabilitas di Tengah Pandemi

Para penyandang disabilitas termasuk dalam kelompok rentan selama di tengah Covid-19. Namun mereka seringkali gagap menyikapi situasi bencana ini karena tidak mampu menjangkau informasi tentang cara mencegah dan menangani virus corona. Karena itu, keberadaan media yang aksesibel menjadi sangat penting untuk membantu mereka. Hal inilah yang menjadi inti dari kegiatan lokakarya media aksesibel yang diselenggarakan […]

Covid News (Sumber: Freepik/Vectorjuice

Mengapa Assessment Penting dalam Produksi Media Aksesibel?

Media yang aksesibel dibutuhkan kelompok penyandang disabilitas untuk bisa memenuhi hak berkomunikasi dan memperoleh informasi. Namun seringkali sebuah media tidak mampu mengakomodir seluruh keberagaman kebutuhan khusus. Untuk itu, penilaian atau assessment sangat penting untuk menciptakan media aksesibel yang baik. Hal itu menjadi inti dari paparan Jaka Ahmad, aktivis disabilitas netra dan konten kreator, saat menjadi […]

pengadilan inklusi

Memenuhi Hak dan Akomodasi Layak bagi Disabilitas di Peradilan melalui Profile Assessment

Mewujudkan pengadilan inklusi merupakan amanat Undang-undang No 8 tentang Penyandang Disabilitas yang harus diwujudkan. Hal inilah yang menjadi pokok bahasan dari Workshop Pemenuhan Hak Aksesibilitas dan Akomodasi Layak bagi Disabilitas, Rabu (26/08). Workshop yang berlangsung melalui Zoom ini menghadirkan perwakilan dari beberapa pengadilan yang sudah dan sedang berproses menghadirkan nilai-nilai inklusi di lingkungannya. Layanan dan […]

MOU SAPDA bersama PA Yogyakarta

SAPDA dan Pengadilan Agama Yogyakarta Tandatangani MoU Peradilan Inklusif

Dalam upaya mendukung penyelenggaraan peradilan yang inklusif, SAPDA dan Pengadilan Agama (PA) Yogyakarta menandatangi Memorandum of Understanding (MoU) tentang Pendampingan bagi Penyandang Disabilitas, Senin (8/6). Kerjasama ini mendorong keterlibatan SAPDA di lingkup luar kuasa hukum. Misalnya, pendampingan psikososial, konseling dan hukum terhadap Penyandang Disabilitas yang Berhadapan dengan Hukum diluar kuasa hukum. “Kami meminta Sapda membuat […]

SAPDA Melanjutkan MoU dengan Pengadilan Negeri Yogyakarta

SAPDA Melanjutkan MoU dengan Pengadilan Negeri Yogyakarta

Rabu (22/1), Sentra Advokasi Perempuan, Difabel dan Anak (SAPDA) kembali melanjutkan MoU dengan Pengadilan Negeri Yogyakarta. Kegiatan penandatanganan MoU ini dibingkai dalam kegiatan penyampaian laporan tahunan PN Yogyakarta. Dalam laporan tahunannya, Budi Prasetyo, Ketua PN Yogyakarta menyampaikan banyak capaian yang diraih lembaga yang dipimpinnya selama 2019. Capaian-capaian itu diraih dalam berbagai sektor, mulai dari perbaikan […]

Mewujudkan Peradilan Inklusif bagi Disabilitas

Mewujudkan Peradilan Inklusif bagi Disabilitas

Lembaga peradilan adalah ruang publik yang harus terbuka bagi siapa pun, termasuk penyandang disabilitas. Hal itu disampaikan Nuryanto, hakim senior di Pengadilan Negeri Yogyakarta. Hal tersebut disampaikan dalam pertemuan yang dilakukan bersama SAPDA, Masyarakat Pemantau Peradilan Indonesia (Mappi FH-UI) dan Australia-Indonesia Partnership for Justice (AIPJ2) pada Selasa (10-/12).

Pentingnya Mewujudkan Pengadilan Berperspektif Disabilitas

Jumat (11/10), SAPDA bersama Pengadilan Negeri Yogyakarta melakukan pertemuan guna membahas perpanjangan MoU Penyandang Disabilitas Berhadapan dengan Hukum. Kerja sama antara SAPDA dan PN Kota Yogyakarta akan berakhir pada Desember 2019. Kedua lembaga ini perlu melakukan kerja sama secara kontinyu agar hak-hak penyandang disabilitas di ruang pengadilan dapat dipenuhi. Pertemuan ini berlangsung di ruang mediasi […]