Audeamus Bisindo

[RILIS MEDIA] Menembus Batas dan Keterbatasan: Wake Up Iris! Rilis Video Lirik dan Bahasa Isyarat Indonesia (BISINDO) di Hari Disabilitas Internasional

Untuk turut meramaikan Hari Disabilitas Internasional pada tanggal 3 Desember 2020, Wake Up Iris ! akan merilis sebuah video lirik yang dilengkapi dengan Bahasa Isyarat Indonesia (BISINDO). “Kami ingin, semangat yang ada dalam lagu kami juga dapat dinikmati oleh setiap orang, menembus batas dan keterbatasan” Jelas Vania Marisca. Setelah merilis single di Audeamus tanggal 30…

Read More

PERSEPSI DIFABEL DAY

Sholih Muhdlor, Low vision disability “..disabilitas bukanlah hambatan, so what? Lalu kenapa??” Disability/Difabel Day memiliki arti yang sangat luas, sejak digaungkan oleh PBB (Perserikatan Bangsa-Bangsa) pada tanggal 3 Desember, setiap person with disability mendapatkan pengakuan dari dunia Internasional. Banyak cara dalam memperingati hari penting ini, bisa dengan kampanye, gelar aksi, diskusi, konser, jalan santai, lomba…

Read More

PENERIMAAN DIRI SEBAGAI KUNCI KESUKSESAN

Seorang pemuda terlihat duduk termenung di sebuah teras rumah. Dia adalah Fulan, anak pak Karya yang baru mengalami kecelakaan lalu lintas hingga kedua kakinya harus diamputasi. Amputasi kaki tersebut telah memukul jiwa Fulan, pemuda yang dulu energik dan selalu ceria kini menjadi pemurung, suka menyendiri, dan mudah tersinggung. Fulan tidak lagi terlihat main gitar sambil…

Read More
Gambar perempuan sedang berjongkok di sudut. Di hadapannya ada tangan laki-laki yang berpose seperti ingin melakukan kekerasan.

Mengenal Dasar Hukum Perlindungan Perempuan & Anak Disabilitas dari Kekerasan

Mandat perlindungan terhadap perempuan dari segala bentuk kekerasan telah tertuang di dalam berbagai peraturan. Di level internasional, kita mengenal Convention Elimination of All Forms of Discrimation Againts Women (CEDAW) yang telah diundangkan dengan nomor 7 tahun 1984. Indonesia pun menjadi salah satu negara yang meratifikasi konvensi tersebut. Spesifik perempuan penyandang disabilitas, Indonesia juga sudah meratifikasi…

Read More

KOORDINASI AWAL BERSAMA SKPD BANJARMASIN

Mengawali kegiatan di hari ini, Rabu 12 Juli 2017 koordinator lapangan (korlap) SAPDA, Dede mengunjungi kantor kecamatan Banjarmasin Barat. Meninjau aksesibilitas fisik di kantor kecamatan Banjarmasin Barat, perubahan sudah terjadi. Pengadaan ramp di kantor kecamatan Banjarmasin Barat sesuai dengan amanah musrenbang kecamatan, hasil dari usulan difabel yang mulai terlibat di tahun 2016. Koordinasi awal korlap…

Read More

Menengok Situasi Kerentanan Anak Disabilitas di Lingkungan Pendidikan

Hak anak penyandang disabilitas untuk mendapatkan pendidikan yang inklusif belum benar-benar terpenuhi. Ketika sudah mendapatkan akses pendidikan pun, lingkungan sekolah belum sepenuhnya bisa menjadi ruang aman bagi anak penyandang disabilitas untuk belajar dan berkembang. Setidaknya demikian salah satu gambaran temuan dalam riset anak penyandang disabilitas yang dilakukan oleh SAPDA pada tahun 2022 lalu. Riset ini…

Read More

Formapi Universitas Brawijaya Belajar Gender dan Inklusi Sosial di SAPDA

Yogyakarta- Sebanyak 30 Mahasiswa Universitas Barawijaya (UB), Malang, yang tergabung dalam Forum Mahasiswa Peduli Inklusi (Formapi) melakukan visiting study di kantor SAPDA pada Sabtu (26/10). Mereka terdiri dari mahasiswa difabel dan mahasiswa non-difabel untuk belajar tentang gender dan inklusi sosial. “Disabilitas bukanlah sebuah terma atau pengertian. Tetapi ia adalah konstruksi personal” kata Sholih Muhdlor, narasumber…

Read More

LAPORAN HASIL DISKUSI : MENGUPAS LAYANAN KESEHATAN REPRODUKSI UNTUK REMAJA DENGAN DISABILITAS

Tempat : Pendopo SMK N 3 (SMSR) Kasihan, Bantul (25 November 2014) Dalam rangka memperingati hari Difabel Day Internasional, 16 Hari Anti Kekerasan Terhadap Perempuan, dan juga menyelenggarakan Launching Buku Sewindu SAPDA yang diadakan pada tanggal 24, 25 dan 26 November, lembaga SAPDA menggelar beberapa kegiatan untuk memperingati event tersebut. Rangkaian acara tersebut berupa launching…

Read More
Ilustrasi Pengusaha APD Disabilitas

Pengusaha APD Disabilitas Butuh Lebih Banyak Penguatan Ekonomi

Pandemi COVID-19 telah menaikan permintaan Alat Pelindung Diri (APD). Perubahan pasar tersebut banyak dimanfaatkan oleh kelompok penyandang disabilitas dengan menjalankan usaha produksi masker. Namun, sebagian besar dari mereka masih mengalami keterbatasan modal, sehingga membutuhkan bantuan penguatan ekonomi baik dari pemerintah maupun swasta. Situasi ini ditemukan dalam riset Asesmen Standar dan Potensi Kapasitas Produksi Komunitas Penyandang…

Read More