Banner peluncuran catahy KBGD 2022, berisi gambar sampul buku.

[PERS RILIS] Peluncuran Catatan Tahunan  Kekerasan Berbasis Gender dan Disabilitas Tahun 2022: Akomodasi yang Layak, Antara Angka dan Realita

Yogyakarta, 18 Juli 2023 – Yayasan Sentra Advokasi Perempuan Difabel dan Anak (SAPDA) meluncurkan Catatan Tahunan Kekerasan Berbasis Gender dan Disabilitas Tahun 2022 (Catahu KBGD 2022) dalam rangka merayakan hari ulang tahun ke-18 lembaga SAPDA. Catahu mengangkat tajuk “Akomodasi yang Layak: Antara Angka dan Realita”, sesuai dengan highlight utama dari temuannya. Kegiatan ini berlangsung dengan…

Read More
Puluhan yang terdiri dari satuan kerja Pemerintah Kota Yogyakarta dan organisasi sipil sedang melihat presentasi hasil riset kebutuhan dan keinginan anak disabilitas yang dipaparkan oleh Direktur SAPDA Nurul Saadah Andriani

[PERS RILIS] Riset SAPDA Dorong Pemenuhan Hak Anak Disabilitas

Yayasan Sentra Advokasi Perempuan, Difabel dan Anak (SAPDA) dengan dukungan Disability Rights Fund (DRF) telah melakukan riset mengenai Kebutuhan dan Keinginan Anak Disabilitas. SAPDA menyampaikan hasil riset tersebut kepada Pemerintah Daerah Kota Yogyakarta dalam kegiatan Workshop Penyampaian Hasil Riset Keinginan dan Kebutuhan Anak Disabilitas pada Senin, 31 Oktober 2022. Hasil riset disampaikan langsung oleh Direktur…

Read More
Gambar JBI dari dekat, menampilkan gerakan tangan yang menunjukkan bahasa isyarat.

Ketika Sertifikasi Juru Bahasa Isyarat Menghambat Penanganan Kasus

Beban legalitas kemampuan Juru Bahasa Isyarat (JBI) menjadi tantangan tersendiri dalam proses pendampingan penyandang disabilitas Tuli yang berhadapan dengan hukum. Teman-teman JBI Dengar maupun JBI Tuli misalnya, sering kali menerima penolakan hanya karena tidak memiliki sertifikat kemampuan bahasa isyarat. Akibatnya, pemenuhan hak atas akomodasi yang layak bagi teman Tuli menjadi terhambat. Arini, koordinator lembaga layanan…

Read More

NARASI HASIL SIARAN BULAN APRIL 2014

Hari : Sabtu, 19 April 2014 Narasumber : Sunardi Pak Sunardi yang biasanya dipanggil dengan nama pak Wito ini awalnya adalah orang jalanan, namun hasratnya berubah ketika menolong orang-orang yang mengalami musibah, yaitu gempa bumi yang terjadi di Yogyakarta pada tahun 2006 silam. Banyak orang yang mengalami bencana sehingga menyebabkan banyak orang menyandang disabilitas. Berangkat…

Read More
Pola Asuh Anak

[#EdisiKonferensi] Mengenal Pola Asuh Demokratis bagi Anak Disabilitas

Catatan:Pembaca yang baik, artikel ini telah melalui perbaikan pada 20 November untuk nama periset “Urgensi Pola Asuh Demokratis untuk Anak Disabilitas” yang sebelumnya Rokhani menjadi Rokhimah. Dengan ini, media SAPDA menyampaikan permohonan maaf. Anak disabilitas termasuk individu dengan kebutuhan khusus. Orang tua memiliki kewajiban untuk melakukan penyesuaian pola asuh, sebab itu berpengaruh terhadap perkembangan dan…

Read More

Mendorong Aksesibilitas di Pengadilan Tinggi Yogyakarta

Pengadilan Tinggi Yogyakarta bersama Sentra Advokasi Perempuan, Difabel dan Anak (SAPDA) dan komunitas Penyandang Disabilitas di Yogyakarta menyelenggarakan roleplay uji coba aksesibilitas terhadap fasilitas di Pengadilan Tinggi Yogyakarta, Selasa (8/12). Kegiatan ini merupakan tindak lanjut atas MoU kedua lembaga, sekaligus sebagai perayaan Hari Disabilitas Internasional. Roleplay dipandu oleh Fatum Ade dan Rini Rindawati dari hola…

Read More
Direktur SAPDA Raih Penghargaan Gender Champion

Direktur SAPDA Raih Penghargaan Gender Champion

Direktur SAPDA, Nurul Sa’adah Andriani menerima penghargaan Gender Champion dari Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk (DP3AP2), Senin (23/12). Penyerahan penghargaan ini berlangsung di Bangsal Kepatihan, Komplek Kepatihan, Danurejan, Yogyakarta. Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi pemerintah terhadap kontribusi yang diberikan oleh banyak tokoh dalam upaya mewujudkan keadilan dan kesetaraan gender di Yogyakarta….

Read More