Kerjasama Antar Layanan Penting dalam Mekanisme Penanganan Kekerasan

Sumber kerentanan perempuan penyandang disabilitas terhadap kekerasan bersumber dari banyak hal; mulai dari ketidakadilan di masyarakat, marjinalisasi, diskriminasi, subordinasi, stereotip, hingga beban ganda. Kerjasama antar lembaga diperlukan dalam mekanisme penanganan kekerasan berbasis gender dan disabilitas. Koordinator layanan konseling Rumah Cakap Bermartabat (RCB) Sentra Advokasi Perempuan Difabel, dan Anak (SAPDA) Rini Rindawati mengatakan kerjasama antar layanan…

Read More

KEKERASAN SEKSUALITAS TERHADAP DISABILITAS DAN PEREMPUAN

Hari Rabu dan Kamis, tanggal 15 dan 16 Januari 2014 SAPDA mengadakan seminar/ training mengenai”Kekerasan Seksualitas Terhadap Disabilitas dan Perempuan” yang bertempat di lantai dasar kantor BPPM Badran Yogyakarta. Kegiatan yang diikuti oleh 15 peserta ini mendapat antusias yang sangat tinggi dari para peserta, karena sebagian besar dari peserta ada yang belum pernah mengikuti training…

Read More
Tim SAPDA sedang memperagakan etika mendorong kursi roda yang tepat.

PN Sukoharjo Nyatakan Komitmen Menjadi Pengadilan Inklusif

Pengadilan Negeri (PN) Sukoharjo siap menuju pengadilan yang inklusif bagi penyandang disabilitas. Komitmen ini disampaikan pada kegiatan Asistensi Aksesibilitas dan Penandatanganan Kesepakatan antara PN Sukoharjo bersama Sentra Advokasi Perempuan, Difabel, dan Anak (SAPDA) dan komunitas disabilitas Sukoharjo pada Rabu (10/11). “Selain komitmen kita untuk memberantas Korupsi, Kolusi, dan Nepotis (KKN), kita juga menghadirkan pelayanan prima…

Read More

KISAH SUKSES PERJALANAN DISABILITAS

Selama 4 hari aku mengikuti TOT Disability Right di Hotel Galuh yang diselenggarakan Lembaga Sapda bekerjasama dengan Handycap International. Banyak pengetahuan aku dapat dari pelatihan tersebut antara lain bagaimana jadi Narasumber, Fasilitator, Moderator dan bagaimana mempersiapkan bahan atau materi untuk mengisi acara. Pasca pelatihan kami semua diberi kesempatan untuk mempraktekan ilmu yang sudah didapat, dan…

Read More

“ Who am I dan Memahami Jati Diri “

Untuk transformasi pemahaman secara mendalam dan mendorong perluasan issue tentang Difabilitas, Gender dan Kespro kepada stakeholder ataupun komunitas di dalam dan diluar komunitas difabel, Lembaga SAPDA mengadakan sekolah untuk perempuan dan perempuan difabel yang materinya mengenai 3 issue yaitu tentang Difabilitas, Gender dan Kesehatan Reproduksi. Sekolah dilaksanakan mingguan yaitu tiap hari Sabtu dan dimulai pada…

Read More

[PERS RILIS] SAPDA, Institut KAPAL Perempuan dan Uni Eropa Meluncurkan Layanan untuk Mencegah Kekerasan terhadap Perempuan dan Penyandang Disabilitas

Yogyakarta, 9 Desember 2021 – Ribuan perempuan yang mengalami kekerasan berbasis gender dan disabilitas kini dapat mengakses layanan konseling dan bantuan hukum secara online. Yayasan Sentra Advokasi Disabilitas Perempuan dan Anak (SAPDA) bekerjasama dengan Institut KAPAL Perempuan meluncurkan Layanan Konseling Hukum dan Psikologis di Rumah Cakap Bermartabat dan layanan pengaduan online Halo KAPAL Perempuan. Kedua…

Read More

SURAT KE DINAS PENDIDIKAN DIY

Kasus Sekolah di Kota Yogyakarta Tidak Mau Menerima Anak Berkebutuhan Khusus/Penyandang Disabilitas Perlu kami beritahukan bahwa Komite Perlindungan dan Pemenuhan Hak-hak Penyandang Disabilitas Daerah Istimewa Yogyakarta, pada tanggal 21 Mei 2015, telah menerima kedatangan Ibu E (untuk kepentingan yang terbaik bagi anak, nama lengkap dan alamat ada di Kantor Komite) yang telah menyampaikan keluhannya kepada…

Read More

[#EdisiKonferensi] Pentingnya Memperjuangkan Hak Perempuan Disabilitas Masyarakat Adat

Pada tahun 2011, Indonesia resmi menandatangani Konvensi Internasional Hak-hak Penyandang Disabilitas yang ditandai dengan terbitnya Undang-undang nomor 19 tahun 2011. Menurut pasal 23 ayat 1 butir a dari konvensi tersebut, perempuan disabilitas memiliki hak untuk menikah dengan persetujuan dan menentukan pasangannya sendiri. Namun, hak tersebut seringkali tidak terjangkau oleh perempuan disabilitas yang menjadi bagian dari…

Read More

Pentingnya Pemberdayaan Ekonomi yang Inklusif bagi Penyandang Disabilitas

Pendekatan berbagai program pemberdayaan ekonomi masyarakat pada umumnya belum mempertimbangkan kelompok rentan dan marjinal, khususnya penyandang disabilitas. Pelatihan sering kali hanya menyajikan materi pemberdayaan ekonomi masyarakat secara umum. Sebagian sudah ada yang sedikit lebih maju dengan memberikan materi prinsip-prinsip aksesibilitas dan tips komunikasi dengan ragam disabillitas. Bukan hanya pemberdayaan ekonomi, berbagai bentuk program pemberdayaan yang…

Read More