learning week

Power Up Adakan Diskusi Penguatan Kapasitas Digital bagi Organisasi Masyarakat Sipil

Dalam rangka sebagai upaya menyebarluaskan capaian, praktik baik dan pembelajaran dari program kepada seluruh pihak terkait program dan institusi lain yang memiliki kesamaan konteks isu dan wilayah kerja, Power Up menyelenggarakan Digital Learning Week, Kamis (11/6). Pada sesi ini mengambil tema “Penguatan Kapasitas Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) Sebagai Strategi Keberlanjutan Organisasi Masyarakat Sipil di…

Read More
Braille PN Karanganyar

Tingkatkan Fasilitas, PN Karanganyar Sudah Lebih Aksesibel

Pengadilan Negeri (PN) Karanganyar bersama Sentra Advokasi Perempuan, Difabel dan Anak (SAPDA) dan komunitas Penyandang Disabilitas di Karanganyar menyelenggarakan roleplay uji coba aksesibilitas, Jumat (11/12). Kegiatan ini merupakan tindak lanjut atas MoU kedua lembaga, sekaligus sebagai perayaan Hari Disabilitas Internasional. Roleplay dipandu oleh Fatum Ade dan Rini Rindawati dari hola Woman Disability Crisis Center (WDCC)…

Read More
SAPDA Melatih Kader SEPEDA KEREN Trenggalek

SAPDA Latih Kader Sepeda Keren Kabupaten Trenggalek

Sebanyak 25 kader Sekolah Prempuan, Disabilitas, Anak dan Kelompok Rentan Lainnya (Sepeda Keren) mengikuti Bimbingan Teknis di Rumah Perempuan, Kabupaten Trengglek (18/12). Kegiatan yang merupakan inisiasi dari Pemkab Trenggalek ini mengundang SAPDA sebagai fasilitator pelatihan. “Keberadaaan disabilitas dipengaruhi cara pandang, budaya, dan kebiasaan masyarakat” terang Ayatullah RK, fasilitator dari SAPDA. Oleh karena itu, diperlukan adanya…

Read More

Lomba Mural : Dalam Rangka Ultah SAPDA ke-13

“Kamu punya ide kreatif tentang pesan-pesan inklusi, disabilitas dan keberagaman? Kenapa nggak coba visualisasikan dengan coretan, gambar, dan lukisan? Yuk, sampaikan pesanmu dan ceritakan ceritamu dengan media mural” Diusia yang ke-13 ini, Yayasan SAPDA (Sentra Advokasi Perempuan, Difabel, dan Anak) mengajak adik-adik SMA/SMK/MA/LB/sederajat dan komunitas disabilitas untuk mengikuti lomba mural dengan tema “Inklusi sosial dalam…

Read More

Menengok Aksesibilitas di Pengadilan Agama Yogyakarta

Sentra Advokasi Perempuan, Difabel dan Anak (SAPDA) menyelenggarakan roleplay uji coba aksesibilitas terhadap fasilitas di Pengadilan Agama Yogyakarta (7/12). Kegiatan ini merupakan tindak lanjut atas MoU kedua lembaga, sekaligus sebagai peringatan Hari Disabilitas Internasional. Roleplay dipandu oleh Fatum Ade dan Rini Rindawati dari divisi Woman & Disability Crisis Center (WDCC) SAPDA. Turut hadir sejumlah individu…

Read More

Apa itu HPP dan Kegunaannya dalam Penanganan Kekerasan Disabilitas?

Hasil Pemeriksaan Psikologis (HPP) dapat membantu lembaga layanan untuk mengidentifikasi kondisi psikososial penyintas kekerasan sebagai bentuk alat bukti. Namun dalam penyelesaian kasus kekerasan yang melibatkan penyintas penyandang disabilitas, HPP tidak hanya menjadi penguat alat bukti melainkan juga hadir sebagai bentuk akomodasi yang layak. “HPP juga termasuk akomodasi yang layak bagi penyandang disabilitas. Ini sesuai dengan…

Read More

PN Purwokerto, PN Purbalingga dan PN Surakarta Dorong Pengadilan Inklusif

Pengadilan yang berkomitmen menyediakan aksesibilitas bagi penyandang disabilitas terus bertambah. Sepanjang bulan Juli 2022, Yayasan Sentra Advokasi Perempuan, Difabel dan Anak (SAPDA) menandatangani perjanjian kerjasama dengan tiga pengadilan menuju inklusif, yaitu Pengadilan Negeri (PN) Purwokerto, PN Purbalingga dan PN Surakarta melalui kegiatan asistensi yang berlangsung masing-masing pada 6 Juli, 7 Juli dan 20 Juli 2022….

Read More

KOORDINASI AWAL BERSAMA SKPD BANJARMASIN

Mengawali kegiatan di hari ini, Rabu 12 Juli 2017 koordinator lapangan (korlap) SAPDA, Dede mengunjungi kantor kecamatan Banjarmasin Barat. Meninjau aksesibilitas fisik di kantor kecamatan Banjarmasin Barat, perubahan sudah terjadi. Pengadaan ramp di kantor kecamatan Banjarmasin Barat sesuai dengan amanah musrenbang kecamatan, hasil dari usulan difabel yang mulai terlibat di tahun 2016. Koordinasi awal korlap…

Read More

Riset SAPDA Ungkap Pentingnya Perlindungan Tubuh & Seksual Disabilitas

Pemenuhan Hak Kesehatan Seksual dan Reproduksi (HKSR) belum sepenuhnya menjangkau perempuan penyandang disabilitas, mengingat banyak dari mereka belum cukup mendapatkan informasi maupun layanan kesehatan seputar HKSR. Kondisi ini pun mempengaruhi cara perempuan penyandang disabilitas memaknai otoritas tubuh dan seksualitas mereka. Situasi tersebut menjadi temuan dalam riset bertajuk Advokasi Berfokus Otonomi Tubuh dan Hak Seksual Perempuan…

Read More