SAPDA Go to School

Dalam program untuk mendekatkan SAPDA dengan masyarakat sosial khususnya para pelajar, maka pada bulan November 2013 kemarin program SAPDA Go to School sudah dimulai. Kegiatan ini berupa sosialisasi atau mainstreaming diffabel terhadap sekolah dengan tujuan agar para siswa dan guru paham tentang isu-isu yang terjadi tentang disabilitas. Dengan harapan agar pengetahuan ataupun isu-isu tentang disabilitas…

Read More

Lakukan Rapat Kerja, Ini Rencana Kolaborasi SAPDA dengan PT Yogyakarta

Sentra Advokasi Perempuan, Difabel, dan Anak (SAPDA) bersama Pengadilan Tinggi (PT) Yogyakarta melakukan rapat kerja pada Selasa (2/3). Kegiatan ini menghasilkan sejumlah rencana kolaborasi antar kedua lembaga di masa depan terkait mewujudkan aksesibilitas sarana prasarana dan layanan di pengadilan. “Kami mengerti bahwa bapak ibu di Pengadilan Tinggi memiliki kesulitan untuk mengkonkritkan aksesibilitas secara cepat karena…

Read More

ROADSHOW TIM WDCC SAPDA KE SUMBA NTT

Tim WDCC melakukan perjalanan ke Sumba NTT  27 Februari s/d. 3 Maret 2017 yang diwakili oleh Rini Rindawati dan Nina Musriyanti. Tujuan perjalanan ini untuk menggali informasi bagaimana pelayanan yang diberikan oleh stakeholder bagi perempuan disabilitas yang mengalami kekerasan. Informasi didapat lewat wawancara ke lembaga penyedia layanan antara lain: UPPA Polres Sumba, DP3AP2KB, Kejaksaan Negeri,…

Read More

NARASI HASIL SIARAN BULAN MEI 2014

Hari : Sabtu, 1 Mei 2014 Narasumber : Sutijono (staff IC SAPDA) Tema : Komunitas dampingan SAPDA Sutijono, yang akrab dipanggil dengan pak Abas adalah salah satu dari staff SAPDA yang bergabung pada bulan November 2013. Pak Abas yang mengalami polio saat umur tiga tahun ini menjadi staff IC (inclusive social) dengan tugas melakukan pendampingan…

Read More
Flyer diseminasi riset sistem rujukan akomodasi yang layak bagi penyandang disabilitas pada penanganan kasus KBGD pada 29 Oktober 2024 yang dihadiri oleh team leader AIPJ2, direktur sapda, UPTD PPA Garut dan UPTD PPA Bantul. Penanggap dari Kemenppa dan Komnas Perempuan

[PRESS RELEASE] Diseminasi Riset Sistem Rujukan Dengan Akomodasi Yang Layak (AYL) bagi Penyadang Disabilitas pada Penanganan Kekerasan Berbasis Gender dan Disabilitas

Yogyakarta, 29 Oktober 2024Menurut CATAHU SAPDA Tahun 2022, kekerasan berbasis gender dan disabilitas(KBGD) masih menemui berbagai kendala, baik secara teknis maupun non-teknis dalamupaya memenuhi akomodasi yang layak (AYL). Undang-Undang No. 8 Tahun 2016 tentangPenyandang Disabilitas dan Peraturan Pemerintah No. 39 Tahun 2020 tentang Akomodasiyang Layak untuk penyandang Disabilitas dalam Proses Peradilan mendefinisikan AYLsebagai modifikasi dan…

Read More

SURAT KE DINAS PENDIDIKAN DIY

Kasus Sekolah di Kota Yogyakarta Tidak Mau Menerima Anak Berkebutuhan Khusus/Penyandang Disabilitas Perlu kami beritahukan bahwa Komite Perlindungan dan Pemenuhan Hak-hak Penyandang Disabilitas Daerah Istimewa Yogyakarta, pada tanggal 21 Mei 2015, telah menerima kedatangan Ibu E (untuk kepentingan yang terbaik bagi anak, nama lengkap dan alamat ada di Kantor Komite) yang telah menyampaikan keluhannya kepada…

Read More
film panduan covid19 sapda

Film Panduan Covid-19 bagi tiap Ragam Disabilitas

Film Panduan Covid-19 bagi tiap Ragam Disabilitas ini diproduksi untuk mengedukasi penyandang disabilitas dalam menghadapi wabah pandemi Covid-19. Penyandang disabilitas merupakan kelompok yang rentan terpapar virus ini. Mereka membutuhkan materi edukasi yang beragam dan mudah dipahami, mengingat disabilitas juga memiliki ragam yang berbeda yang memengaruhi cara mereka menyerap informasi. Video ini merupakan salah satu materi…

Read More

DPR SAHKAN RUU PENYANDANG DISABILITAS

Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Penyandang Disabilitas ‎telah disahkan menjadi UU Penyandang Disabilitas, melalui Rapat Paripurna DPR masa sidang III tahun 2015-2016, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis 17 Maret 2016. Apakah UU ini sudah sepenuhnya melindungi dan memenuhi hak-hak serta kebutuhan penyandang disabilitas? Lebih lanjut berikut bisa dicermati dokumen RUU yang baru saja disahkan. RUUPD…

Read More
Gambar flyer lowongan kerja konselor psikologis SAPDA. Isi konten sama dengan isi kiriman ini,

[LOWONGAN KERJA] Konselor Psikologis SAPDA

Halo teman-teman! SAPDA sedang membuka lowongan pekerjaan untuk posisi Konselor Psikologis Yayasan SAPDA. Yuk, simak informasi berikut: Kualifikasi yang dibutuhkan: Penyandang disabilitas atau tanpa disabilitas. Usia 20 – 40 tahun. Bersedia bekerja secara penuh. Sarjana psikologi lebih diutamakan. Memiliki pengalaman konseling minimal 1 tahun. Memiliki pengetahuan seputar Psychology First Aid, tehnik terapi dan asesmen psikologis….

Read More