HIV/AIDS

Disabilitas dalam Lingkaran Ancaman HIV/AIDS

Para penyandang disabilitas dan orang dengan HIV/AIDS (Odha) sama-sama merupakan kelompok marjinal. Keduanya menghadapi ancaman kerentanan yang serupa, mulai dari stigma negatif, peminggiran, dan tidak tersentuh layanan aksesibel. Perwakilan divisi Gender Equality, Disability, & Social Inclusion (GEDSI) dari Sentra Advokasi Perempuan, Difabel, dan Anak (SAPDA) Sholih Muhdlor menjelaskan bahwa penyandang disabilitas dan Odha sama-sama dipandang…

Read More
Gambar JBI dari dekat, menampilkan gerakan tangan yang menunjukkan bahasa isyarat.

Ketika Sertifikasi Juru Bahasa Isyarat Menghambat Penanganan Kasus

Beban legalitas kemampuan Juru Bahasa Isyarat (JBI) menjadi tantangan tersendiri dalam proses pendampingan penyandang disabilitas Tuli yang berhadapan dengan hukum. Teman-teman JBI Dengar maupun JBI Tuli misalnya, sering kali menerima penolakan hanya karena tidak memiliki sertifikat kemampuan bahasa isyarat. Akibatnya, pemenuhan hak atas akomodasi yang layak bagi teman Tuli menjadi terhambat. Arini, koordinator lembaga layanan…

Read More

Situasi Kerentanan Perempuan Disabilitas dalam Siklus Kehidupannya

Penyandang disabilitas sebagaimana manusia/individu yang lain terlahir sebagai bayi, bertumbuh dan berkembang secara fisik dan mental menjadi anak-anak, remaja, dewasa dan akhirnya lansia. Namun tidak dapat ditampik bahwa tidak semua penyandang disabilitas dengan keberagamannya memiliki keberuntungan untuk menikmati masa pertumbuhan dan perkembangannya sebagaimana individu yang lain. Beberapa individu disabilitas terhambat atau mengalami persoalan dalam proses/masa…

Read More
Mewujudkan Inklusivitas di Pengadilan Tinggi Kota Yogyakarta

Mewujudkan Inklusivitas di Pengadilan Tinggi Yogyakarta

Yogyakarta – Sentra Advokasi Perempuan, Difabel, dan Anak (SAPDA) Yogyakarta melakukan kunjungan ke Pengadilan Tinggi (PT) Kota Yogyakarta, Kamis (11/12) pagi. Pertemuan ini salah satunya mengagendakan pengadaan kesepakatan perihal kerjasama penyelenggaraan peradilan yang inklusif bagi penyandang disabilitas. Direktur SAPDA Nurul Sa’adah dalam sambutannya menerangkan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut atas kerjasama SAPDA dengan Mahkamah…

Read More

MENGEMBANGKAN POTENSI DIFABEL

Berbagai persoalan yang di alami oleh difabel di mata masyarakat misalnya penolakan dan ketidaksetujuan penyamarataan kehidupan ditingkat masyarakat kian bertambah. Sering dijumpai sejumlah perusahaan yang menolak menerima difabel sebagai karyawan mereka. Sampai dengan saat ini baru beberapa perusahan yang secara optimal berusaha mengembangkan potensi yang dimiliki oleh mereka. Sebagian besar masyarakat menganggap difabel termasuk kelompok…

Read More

Terbitkan Panduan Braille, PA Stabat Kolaborasi dengan SAPDA

Pengadilan Agama (PA) Stabat, Sumatera Utara, melakukan pengadaan panduan peradilan dengan huruf braille sebagai upaya untuk menyediakan akomodasi yang layak bagi pemilik hambatan penglihatan yang berhadapan dengan hukum. Inisiatif ini diwujudkan melalui kerjasama dengan Sentra Advokasi Perempuan, Difabel, dan Anak (SAPDA). “Jadi, untuk memfasilitasi difabel, kita menyediakan beberapa hal yang memang dibutuhkan mereka. Salah satunya,…

Read More