Komisioner Komnas Perempuan Andy Yentriani sedang menyampaikan tanggapan ditemani moderator dan JBI.

Mendengar Cerita di Balik Pendampingan Disabilitas Korban Kekerasan

Pendampingan korban kekerasan berbasis gender dan disabilitas kekerasan menyimpan beragam cerita di baliknya. Berbagai tantangan dihadapi lembaga penyedia layanan dalam memastikan penyandang disabilitas dapat memperoleh keadilan, mulai dari kendala komunikasi, layanan yang belum didesain untuk memenuhi kebutuhan disabilitas, hingga penolakan dari keluarga atau bahkan korban itu sendiri. Yayasan Sentra Advokasi Perempuan, Difabel dan Anak (SAPDA)…

Read More
Ilustrasi lansia perempuan dan laki-laki sedang membuat kerajinan dari telur

[DOWNLOAD] BUKU SAKU PENDAMPINGAN LANSIA KORBAN KEKERASAN

Kekerasan adalah setiap tindakan yang berakibat pada kesengsaraan atau penderitaan secara fisik, seksual, atau psikologis; termasuk ancaman perbuatan tertentu; termasuk pemaksaan atau perampasan kemerdekaan secara sewenang-wenang, baik yang terjadi di depan umum maupun dalam kehidupan pribadi. Kekerasan dapat terjadi oleh siapapun, termasuk lansia. Akibat proses penuaan, lansia minim kesempatan untuk melawan, bahkan mencegah terjadinya tindakan…

Read More
SAPDA-LP2DER Selenggarakan Workshop Penyusunan Kebijakan Berperspektif Gender Disabilitas

SAPDA-LP2DER Selenggarakan Workshop Penyusunan Kebijakan Berperspektif Gender Disabilitas

SAPDA bersama dengan Lembaga Pengembangan Partisipasi Demokrasi Dan Ekonomi Rakyat (LP2DER),  Bima, NTB menyelenggarakan workshop penyusunan kebijakan berperspektif gender dan disabilitas pada Rabu (22/01). Workshop ini merupakan salah satu bagian program ICDRC (Inclusive Climate and Disaster Resilient Communities) atau Membangun  Ketangguhan Inklusif Bencana dan Perubahan Iklim yang didanai oleh DFAT melalui OXFAM. Workshop ini bertujuan…

Read More

Kader Inklusi Diharapkan Jangkau Lebih Banyak Anak Disabilitas

Puluhan kader inklusi dari Kota Yogyakarta menjalani pelatihan isu anak penyandang disabilitas yang diselenggarakan Sentra Advokasi Perempuan, Difabel, dan Anak (SAPDA), Selasa (16/3). Para kader pun diharapkan mampu mengotimalkan penjangkauan demi tersedianya data kebutuhan khusus anak disabilitas secara merata di semua daerah. “Bagaimana mendukung para orang tua, tetapi data-data anak disabilitas sendiri beserta kebutuhannya itu…

Read More

Satgas COVID-19 Dihimbau Berperan Aktif dalam Penanganan Kekerasan

Sebagai upaya untuk merespon meningkatnya kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) terhadap kelompok rentan selama masa pandemi, Yayasan Sentra Advokasi Perempuan, Difabel dan Anak (SAPDA) melakukan peningkatan kapasitas kepada Satuan Tugas (Satgas) COVID-19 di Kota Yogyakarta terkait penanganan kekerasan di masa pandemi pada 15-18 September 2021. Peningkatan kapasitas ini merupakan rangkaian dari program Active Citizens…

Read More

AGAMA DAN KESEHATAN REPRODUKSI

Identitas Buku Judul : Agama dan Kesehatan Reproduksi Editor : M. Imam Aziz, Elga Sarapung, Masruchah Penerbit : Pustaka Sinar Harapan bekerja sama dengan Yayasan Kesejahteraan Fatayat dan The Ford Foundation Tebal : xxii + 327 halaman Terbit : 1991 (cetakan pertama) Resensi buku oleh: Robi Kurniawan (Mahasiswa Syariah dan Hukum UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta) Agama…

Read More

PN Sragen dan PN Semarang Siap Mewujudkan Peradilan Inklusif

Yayasan Sentra Advokasi Perempuan, Disabilitas, dan Anak (SAPDA) melakukan perjanjian kerjasama antara Pengadilan Negeri (PN) Sragen dan PN Semarang pada Senin (25/10) dan Selasa (26/10) Oktober 2021. Perjanjian ini menandai kesediaan SAPDA untuk mendukung kedua pengadilan dalam mewujudkan komitmennya menghadirkan pengadilan inklusif. Direktur SAPDA Nurul Saadah Andriani mengatakan bahwa antara pengadilan dan SAPDA saling membutuhkan…

Read More

[#EdisiKonferensi] Kritik 3 Lembaga Perempuan Terhadap RUU Ketahanan Keluarga

Sejak dimasukan ke dalam Proses Legislasi Nasional (Prolegnas) pada Juli 2020 lalu, Rancangan Undang-undang Ketahanan Keluarga (RUU KK) terus memantik sorotan dan kritik karena berpotensi memicu lebih banyak diskriminasi terhadap perempuan dan keluarga penyandang disabilitas. Sebanyak tiga lembaga pun menuangkan kritiknya terhadap produk hukum tersebut dalam acara Konferensi Nasional Catatan Kritis RUU Ketahanan Keluarga dan…

Read More