PN Yogyakarta Meningkatkan Layanan Melalui Praktik Berinteraksi dengan Penyandang Disabilitas

Senin (14/10), SAPDA memberikan pelatihan cara berinteraksi dengan penyandang disabilitas kepada para hakim dan staf di Pengadilan Negeri Yogyakarta. Pelatihan ini berlangsung di Aula PN Yogyakarta dan diikuti oleh sekitar lima puluhan peserta. Pelatihan ini sebagai wujud keseriusan lembaga pengadilan untuk meningkatkan kapasitas anggota dalam melayani disabilitas di lingkungan kerja. Sebelumnya, pengadilan yang terletak di…

Read More
Ilustrasi sampul laporan riset sistem rujukan kasus KBGD. Terdapat kerumunan penyandang disabilitas laki-laki dan perempuan dengan ragam disabilitas

[DOWNLOAD] POLICY BRIEF DAN LAPORAN SISTEM RUJUKAN BERBASIS AKOMODASI YANG LAYAK BAGI PENYANDANG DISABILITAS PADA PENANGANAN KASUS KEKERASAN BERBASIS GENDER DAN DISABILITAS

Penanganan kekerasan berbasis gender dan disabilitas (KBGD) masih menemui berbagaikendala baik secara teknis maupun non teknis. Akomodasi yang Layak (selanjutnya disebut AYL) dalam UU Penyandang Disabilitas diartikan sebagai modifikasi dan penyesuaian yang tepat dan diperlukan untuk menjamin penikmatan atau pelaksanaan semua hak asasi manusia dan kebebasan fundamental untuk disabilitas berdasarkan kesetaraan. Hasil penelitian yang dilakukan…

Read More

MANA HAK KU?

Ketika kita berbicara tentang difabel atau yang selama ini dikenal masyarakat sebagai Penyandang Cacat atau penyandang disabilitas sebagai sebuah istilah yang disepakati bersama pada tahun 2010, seolah tak akan pernah akan habis. Begitu banyak persoalan serta ada perasaan miris dalam hati pada saat melihat, mendengar atau memikirkan diskriminasi ganda atau bahkan triple diskriminasi di negara…

Read More

PN Klaten Siap Menjadi Pengadilan Aksesibel

Pengadilan Negeri (PN) Klaten, Jawa Tengah, siap menjadi lembaga yang aksesibel bagi penyandang disabilitas. Komitmen ini disampaikan dalam kunjungan asistensi yang dilakukan Sentra Advokasi Perempuan, Difabel, dan Anak (SAPDA) ke PN Klaten pada Jumat (26/2) lalu. “Sejak tahun 2016, sebenarnya kita sudah mengacu pada pembangunan yang aksesibel. Contoh, di depan dan belakang sudah kita buat…

Read More

Lomba Mural : Dalam Rangka Ultah SAPDA ke-13

“Kamu punya ide kreatif tentang pesan-pesan inklusi, disabilitas dan keberagaman? Kenapa nggak coba visualisasikan dengan coretan, gambar, dan lukisan? Yuk, sampaikan pesanmu dan ceritakan ceritamu dengan media mural” Diusia yang ke-13 ini, Yayasan SAPDA (Sentra Advokasi Perempuan, Difabel, dan Anak) mengajak adik-adik SMA/SMK/MA/LB/sederajat dan komunitas disabilitas untuk mengikuti lomba mural dengan tema “Inklusi sosial dalam…

Read More

Mengenal Program Kerja yang Inklusi Disabilitas

Oxfam dan mitra menjadi peserta pelatihan inklusi disabilitas Yogyakarta, 2 – 4 Mei 2018 “Inklusi berbasis gender dan disabilitas adalah sebuah perspektif yang harus dimiliki oleh semua mitra penyusun program ataupun mereka yang akan mengevaluasi program” Bertempat di Prime Plaza Hotel Yogyakarta yang dihadiri sebanyak 29 peserta yang terdiri dari staff maupun mitra, SAPDA Yogyakarta…

Read More

PENYUSUNAN SOP PENANGANAN PEREMPUAN DAN ANAK KORBAN KEKERASAN LINTAS MITRA DI DIY

Kamis, 15 September 2016, BPPM-FPKK menyelenggarakan acara Penyususnan SOP penanganan perempuan dan anak korban kekerasan lintas mitra di DIY yang bertempat di Hotel Grace Ramayana Sosrowijayan Malioboro Yogyakarta. Peserta yang ikut terlibat adalah anggota Forum DIY ( LSM, Medis, Dinsos, bapeljamkesos, Forum di 5 kab.kota). Agenda pertemuan adalah Penyususnan SOP penanganan perempuan dan anak korban kekerasan…

Read More

PEMKOT BANJARMASIN TARGETKAN 2017 MENJADI KOTA RAMAH DIFABEL

Banjarmasin – Seperti kota lainnya, pada hari Selasa, 29 Maret 2016 bertempat di ruang Aula Kayu Baimbai kantor Walikota Banjarmasin, dilaksanakan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (MUSRENBANG) Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) 2017. MUSRENBANG kali ini mengangkat tema ‘Menciptakan Wirausaha baru dan Menggiatkan Pariwisata Sungai untuk Memacu Pertumbuhan Ekonomi Tahun 2017 Menuju Banjarmasin Baiman’ sesuai dengan visi…

Read More

Sistem Rujukan Inklusif, Apa itu?

Rujukan kasus adalah proses pelimpahan wewenang kepada lembaga atau penyedia layanan lain untuk mempermudah penanganan dan pendampingan kasus. Sedangkan sistem rujukan adalah layanan yang diberikan kepada korban melalui komunikasi dan koordinasi antar lembaga pengada layanan berdasarkan kebutuhan korban guna mendapatkan pemulihan secara komprehensif. Sistem rujukan merupakan sistem yang harus menjiwai dan mendukung kinerja para pemangku…

Read More