Ilustrasi kartun jurnalis mewawancarai penyandang disabilitas.

Rambu-rambu yang Perlu Diperhatikan dalam Meliput Isu Disabilitas

Meliput isu disabilitas memiliki tantangan tersendiri. Jurnalis perlu memperhatikan rambu-rambu tertentu ketika mewawancarai, mengambil gambar, menulis, maupun melakukan aktivitas jurnalisme lainnya yang melibatkan penyandang disabilitas, sehingga pemberitaan yang dihasilkan tidak jatuh ke dalam stereotip dan stigma negatif terhadap penyandang disabilitas. Cheta Nilawaty, jurnalis dari kanal Tempo Difabel menyebutkan beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam meliput…

Read More

DIFABEL DAY, PENGGERAK SEMANGAT MEMBONGKAR PERBEDAAN

“Pengesahan UNCRPD (United Nation Convention on the Right of People with Disability) memicu semangat teman-teman disabilitas dalam menyongsong masa depan tanpa batas, be unlimited..” Seperti diketahui Indonesia telah meratifikasi UNCRPD pada bulan November 2011, atau sering dikenal dengan Konvensi PBB tentang Hak Penyandang Disabilitas/Penyandang disabilitas dalam UU no.19/2011. Konvensi tersebut merupakan “Perjanjian Hak Asasi Manusia yang comprehensive dan…

Read More
Salah satu peserta lokakarya, jurnalis dari media Merdeka, sedang mempresenrasikan hasil diskusi kelompok.

AJI Bersama SAPDA Gelar Diskusi Jurnalisme Berbasis Disabilitas

Puluhan jurnalis tampak antusias mengikuti Diskusi Jurnalisme Inklusif Berbasis Disabilitas yang diselenggarakan oleh Yayasan Sentra Advokasi Perempuan, Difabel dan Anak (SAPDA) bekerjasama dengan Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Yogyakarta, Sabtu (30/9/2023). Dalam diskusi yang dihelat di Balai RW 12, Gg. Empu Gandring VI, RW 12, Pandeyan, Umbulharjo, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), terungkap bahwa profesi…

Read More

Lomba Mural : Dalam Rangka Ultah SAPDA ke-13

“Kamu punya ide kreatif tentang pesan-pesan inklusi, disabilitas dan keberagaman? Kenapa nggak coba visualisasikan dengan coretan, gambar, dan lukisan? Yuk, sampaikan pesanmu dan ceritakan ceritamu dengan media mural” Diusia yang ke-13 ini, Yayasan SAPDA (Sentra Advokasi Perempuan, Difabel, dan Anak) mengajak adik-adik SMA/SMK/MA/LB/sederajat dan komunitas disabilitas untuk mengikuti lomba mural dengan tema “Inklusi sosial dalam…

Read More
Kewajiban APH dalam Memenuhi Akomodasi Khusus bagi Penyandang Disabilitas

[RILIS MEDIA & GRAPHIC RECORD] Sistem Rujukan yang Efektif akan Melindungi Perempuan dan Anak Disabilitas di Hadapan Hukum

Pada hari Rabu, 11 November 2020 Sasana Integrasi dan Advokasi Difabel (SIGAB) bersama dengan Yayasan Sentra Advokasi Perempuan, Difabel, dan Anak (SAPDA) didukung oleh Australia Indonesia Partnership of Justice 2 (AIPJ2) mengadakan diskusi bertajuk Mekanisme Sistem Rujukan untuk Perempuan dan Anak Penyandang Disabilitas yang Berhadapan dengan Hukum. Kegiatan tersebut merupakan rangkaian Temu Inklusi #4, sebuah…

Read More
Ilustrasi kontrasepsi.

SAPDA Himbau UU TPKS Tindak Tegas Pemaksaan Kontrasepsi Disabilitas

Sentra Advokasi Perempuan, Difabel dan Anak (SAPDA) menghimbau Undang-undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (UU TPKS) perlu lebih tegas mengatur larangan pemaksaan kontrasepsi kepada penyandang disabilitas. Himbauan tersebut disampaikan dalam audiensi terkait Rancangan Undang-undang (RUU) TPKS pada Kamis (7/10) bersama Panitia Kerja (Panja) Badan Legislatif (Baleg). Sholih Muhdlor dari divisi Gender Equality, Disability and Social Inclusion…

Read More

SOSIALISASI KOTA LAYAK ANAK

Dalam berjejaring, SAPDA mengikuti beberapa kegiatan diluar fokus isu lembaga, hal ini sebagai wujud konsistensi SAPDA dalam melakukan proses perluasan jaringan dengan berbagai pihak. Dalam hal ini, SAPDA turut berpartisipasi di kegiatan sosialisasi dari KPPPA-BPPM DIY tanggal 15 Maret 2017 di hotel sahid Jaya Babarsari. Peserta yang hadir sekitar 80 orang, terdiri dari lembaga, organisasi perempuan, organisasi…

Read More
Banner pembukaan kembali lowongan konselor psikologis SAPDA.

Dibuka Kembali: Lowongan Kerja Konselor Psikologis SAPDA

__________ Dibuka kembali!Lowongan pekerjaan Konselor Psikologis Yayasan SAPDA. Kualifikasi yang Dibutuhkan:– Penyandang disabilitas atau tanpa disabilitas.– Usia 20 – 40 tahun.– Bersedia bekerja secara penuh.– Sarjana psikologi lebih diutamakan.– Memiliki pengalaman konseling minimal 1 tahun.– Memiliki pengetahuan seputar Psychology First Aid.– Memiliki perspektif disabilitas, gender dan anak.– Memiliki komitmen kerja-kerja kemanusiaan.– Memiliki komitmen kerja dalam…

Read More

Pengumuman Seleksi Tahap 1 Konselor Psikologi SAPDA

Berikut adalah pelamar yang telah lolos seleksi tahap 1 rekrutmen Konselor Hukum Yayasan SAPDA: Aqimuddin (Rembang) Raafi Happywidinata (Bogor) Auliya Nugrahaeni Putranti (Banjarnegara) Riris Nurwendah (Purbalingga) Deshinta Savira Ilmawati (Purwokerto) Hanifah Sholihah (Bantul) Alfi Dwi Zunandari (Kulon Progo) Cahyani Tri Windari (Sleman) Cynthia Evi Yuana (Sidoarjo) Rendi Setiawan (Yogyakarta) Salma Safira Sukma Ikhsani (Sleman) Muhammad…

Read More