Apa itu HPP dan Kegunaannya dalam Penanganan Kekerasan Disabilitas?

Hasil Pemeriksaan Psikologis (HPP) dapat membantu lembaga layanan untuk mengidentifikasi kondisi psikososial penyintas kekerasan sebagai bentuk alat bukti. Namun dalam penyelesaian kasus kekerasan yang melibatkan penyintas penyandang disabilitas, HPP tidak hanya menjadi penguat alat bukti melainkan juga hadir sebagai bentuk akomodasi yang layak. “HPP juga termasuk akomodasi yang layak bagi penyandang disabilitas. Ini sesuai dengan…

Read More

Diseminasi Hasil Riset (Perlindungan & Pemulihan Perempuan Disabilitas yang Mengalami Kekerasan)

“Penyedia Layanan di-level daerah sampai pusat sudah melakukan penanganan dan pendampingan perempuan disabilitas yang mengalami kekerasan, namun penyediaan layanan sebagai bagian dari pemenuhan hak perempuan disabilitas yang mengalami kekerasan masih belum berjalan dengan baik” Situasi ini tentu akan semakin menghambat penanganan kasus kekerasan hingga ke proses hukum dan inkracht. Sinergisme layanan dari Pemerintah, NGO, Organisasi/Komunitas…

Read More

Youth Movement for SRHR Inclusion

Mulai 16 Juli 2019 Sapda mengadakan youth camp inklusi, launching pusat sumber, dan seminar nasional kesehatan reproduksi yang bertajuk “Youth Movement for SRHR Inclusion” yang nantinya akan ditutup pada tanggal 18 Juli 2019. Acara yang diinisiasi oleh teman-teman muda ini mengundang 80 peserta yang terdiri dari disabilitas dan tanpa disabilitas. Peserta berasal dari Yogyakarta, Kulon…

Read More
WHO: Penyandang Disabilitas Harus Masuk Skala Prioritas Penanganan Covid-19

WHO: Penyandang Disabilitas Harus Masuk Skala Prioritas Penanganan Covid-19

Berdasarkan surat edaran yang dibuat WHO pada tanggal Maret 2020, penyandang disabilitas wajib untuk mendapatkan penanganan khusus. Hal ini dikarenakan penyandang disabilitas termasuk dalam kelompok rentan. Alasan kerentanan disabilitas antara lain, pertama, adanya hambatan dalam menerapkan kebersihan dasar. Kedua, kesulitan menghindari berkumpul, terlebih yang selalu mengandalkan pendamping. Ketiga, hambatan memperoleh informasi. Keempat, khusus pengguna kursi…

Read More

MEMBANGUN KEPERCAYAAN DIRI DIFABEL

Difabel mengalami berbagai hambatan karena kondisinya, mereka sesungguhnya juga mempunyai potensi untuk berkembang. Mereka juga memiliki minat, bakat, serta kemampuan-kemampuan lainnya yang dapat dikembangkan sehingga para difabel dapat hidup mandiri tidak tergantung pada orang lain. Dalam mengembangkan potensi difabel yang harus dibangun lebih dahulu adalah kepercayaan diri. Hal ini dimulai dari : 1) Memulihkan kembali…

Read More
Laki laki penyandang disabilitas netra memegang sertifikat kelas riset penyandang disabilitas dengan ditemani oleh dua perempuan dari perwakilan KONEKSI dan Bappenas dalam acara Sekolah Riset SAPDA

Pendaftaran Sekolah Riset Penyandang Disabilitas Angkatan 2 Resmi Dibuka!

SAPDA bersama KONEKSI dan CBM kembali membuka kesempatan bagi penyandang disabilitas dan orang tua anak penyandang disabilitas untuk bergabung dalam Sekolah Riset Penyandang Disabilitas Angkatan 2. Program ini dirancang sebagai ruang pembelajaran dan penguatan kapasitas agar penyandang disabilitas dapat terlibat secara aktif, bermakna, dan memimpin proses riset yang berangkat dari pengalaman hidup dan realitas mereka…

Read More

Pelayanan Kesehatan Bagi Penyandang Disabilitas Usia Dewasa Perlu Ditingkatkan

Berbicara tentang pelayanan kesehatan reproduksi bagi penyandang disabilitas, saat ini hanya menyasar kepada remaja dan anak usia sekolah. Sedikit sekali pelayanan yang mengarah kepada penyandang disabilitas usia dewasa. Hal inilah yang mendasari Direktorat Kesehatan Keluarga, Kementerian Kesehatan RI mengadakan acara bertema Orientasi Pelayanan Kesehatan Reproduksi Bagi Penyandang Disabilitas Usia Dewasa. Acara ini berlangsung dari tanggal…

Read More
SAPDA-LP2DER Selenggarakan Workshop Penyusunan Kebijakan Berperspektif Gender Disabilitas

SAPDA-LP2DER Selenggarakan Workshop Penyusunan Kebijakan Berperspektif Gender Disabilitas

SAPDA bersama dengan Lembaga Pengembangan Partisipasi Demokrasi Dan Ekonomi Rakyat (LP2DER),  Bima, NTB menyelenggarakan workshop penyusunan kebijakan berperspektif gender dan disabilitas pada Rabu (22/01). Workshop ini merupakan salah satu bagian program ICDRC (Inclusive Climate and Disaster Resilient Communities) atau Membangun  Ketangguhan Inklusif Bencana dan Perubahan Iklim yang didanai oleh DFAT melalui OXFAM. Workshop ini bertujuan…

Read More