Satgas COVID-19 Dihimbau Berperan Aktif dalam Penanganan Kekerasan

Sebagai upaya untuk merespon meningkatnya kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) terhadap kelompok rentan selama masa pandemi, Yayasan Sentra Advokasi Perempuan, Difabel dan Anak (SAPDA) melakukan peningkatan kapasitas kepada Satuan Tugas (Satgas) COVID-19 di Kota Yogyakarta terkait penanganan kekerasan di masa pandemi pada 15-18 September 2021. Peningkatan kapasitas ini merupakan rangkaian dari program Active Citizens…

Read More

MANA HAK KU?

Ketika kita berbicara tentang difabel atau yang selama ini dikenal masyarakat sebagai Penyandang Cacat atau penyandang disabilitas sebagai sebuah istilah yang disepakati bersama pada tahun 2010, seolah tak akan pernah akan habis. Begitu banyak persoalan serta ada perasaan miris dalam hati pada saat melihat, mendengar atau memikirkan diskriminasi ganda atau bahkan triple diskriminasi di negara…

Read More
Foto menunjukkan kegiatan pelatihan feminisme disabilitas. Terdapat narasumber sedang menjelaskan di papan dan dilihat oleh peserta

Selama Empat Hari, SAPDA Laksanakan Pelatihan Kepemimpinan Feminis Disabilitas

Sentra Advokasi Perempuan, Difabel, dan Anak (SAPDA) menyelenggarakan kegiatan bertajuk “Pelatihan Kepemimpinan Feminis Disabilitas yang Kritis bagi Perempuan Disabilitas dan Penyusunan Rencana Perubahan Menggunakan Theory of Change (ToC)” pada 11 hingga 14 November 2025.  Pelatihan ini diselenggarakan sebagai bentuk respons terhadap berbagai tantangan kompleks yang masih dihadapi perempuan penyandang disabilitas, mulai dari diskriminasi berbasis gender,…

Read More
SAPDA Sosialisasikan Pengadilan Inklusif di PN Karanganyar

SAPDA Sosialisasikan Pengadilan Inklusif di PN Karanganyar

Pengadilan merupakan salah satu ruang publik yang semestinya dapat diakses oleh siapapun. Hal ini disampaikan Fatum Ade, dalam sosialisasi pengadilan inklusif di Pengadilan Negeri Karanganyar pada Jumat (26/06). Ade melanjutkan bahwa setiap warga negara berhak mengakses ruang pengadilan. Setiap kelompok masyarakat yang berasal dari berbagai kalangan memerlukan fasilitas dan layanan berbeda-beda, salah satunya adalah penyandang…

Read More

Menciptakan Ruang Aman dan Nyaman bagi Diifabel

Saat ini dibutuhkan ruang aman dan nyaman bagi teman-teman difabel dan non-difabel untuk mewujudkan Inklusi. Hal itulah yang mendasari Komunitas Positive Fighter menyelenggarakan kegiatan “Challenge to Change Society”, di Jogyakarta National Museom (JNM), Jum’at-Sabtu (20-21/12). “Perbedaan bukanlah hambatan untuk kita berkreasi bersama, berinteraksi dalam hubungan yang biasa di masyarakat tentu tanpa merendahkan salah satu pihak”…

Read More
Gambar tersebut menunjukkan cover buku modul pelatihan mewujudkan lingkungan pengadilan yang inklusif bagi penyandang disabilitas. Di dalam gambar tersebut nampak beberapa fasilitas yang inklusif bagi disabilitas seperti guiding block dan juru bahasa isyarat

[DOWNLOAD] MODUL DAN BUKU SAKU PELATIHAN MEWUJUDKAN LINGKUNGAN PENGADILAN YANG INKLUSIF BAGI PENYANDANG DISABILITAS

Keberadaan penyandang disabilitas sendiri tentunya tidak dapat diabaikan dalam berbagai sektor kehidupan, tidak terkecuali dalam aspek pelayanan hukum dan proses peradilan. Oleh karena itu tentu sangat penting memastikan bahwa penyandang disabilitas terpenuhi hak-haknya dalam proses hukum. Modul dan buku saku pelatihan mewujudkan lingkungan pengadilan yang inklusif bagi penyandang disabilitas akan mengakselerasi pengetahuan, perspektif, dan keterampilan…

Read More
8 orang yang terdiri dari teman-teman disabilitas Netra dan staff SAPDA berkumpul dalam satu meja melakukan uji coba aksesibilitas situs web sapdajogja.org

Situs Web SAPDAJOGJA.org Sudah Relatif Aksesibel

Situs web SAPDAJOGJA.ORG dinilai sudah cukup aksesibel bagi audiens dengan hambatan sensorik penglihatan. Penilaian tersebut disampaikan oleh teman-teman penyandang disabilitas Netra saat menjadi partisipan dalam kegiatan Cek Aksesibilitas Situs Web SAPDAJOGJA.ORG yang diselenggarakan Yayasan Sentra Advokasi Perempuan, Difabel dan Anak (SAPDA) pada Jumat (14/10) lalu. “Halaman web sudah dapat dinavigasi dengan baik. Teks alternatif dapat…

Read More
Flyer Webinar Dampak UU TPKS pada Penyandang Disabilitas

[PERS RILIS] Penuhi Hak Disabilitas Korban Kekerasan Seksual Lewat UU TPKS

Embargo: Rabu, 21 Desember 2022 Yogyakarta, Rabu (21/12) – Yayasan Sentra Advokasi Perempuan, Difabel dan Anak (SAPDA) menyelenggarakan webinar “Implikasi Undang-Undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (UU TPKS) pada Penyandang Disabilitas” sebagai refleksi akhir tahun pasca 6 bulan pengesahan UU TPKS. Kegiatan ini didukung oleh pemerintah Australia melalui program Australia-Indonesia Partnership for Justice 2 (AIPJ2). Melalui…

Read More

SOSIALISASI KOTA LAYAK ANAK

Dalam berjejaring, SAPDA mengikuti beberapa kegiatan diluar fokus isu lembaga, hal ini sebagai wujud konsistensi SAPDA dalam melakukan proses perluasan jaringan dengan berbagai pihak. Dalam hal ini, SAPDA turut berpartisipasi di kegiatan sosialisasi dari KPPPA-BPPM DIY tanggal 15 Maret 2017 di hotel sahid Jaya Babarsari. Peserta yang hadir sekitar 80 orang, terdiri dari lembaga, organisasi perempuan, organisasi…

Read More