Penilaian Personal Penting Diperluas Hingga ke Kejaksaan dan Kepolisian

Penilaian personal memungkinkan lembaga layanan mampu menyediakan akomodasi yang layak bagi penyandang disabilitas sesuai kebutuhan khususnya. Kini, penilaian personal telah wajib diterapkan oleh seluruh pengadilan dengan terbitnya Surat Keputusan (SK) Direktorat Jenderal (Dirjen) Badan Peradilan Umum (Badilum) Nomor 1692 Tahun 2020. Namun, tidak cukup jika penilaian personal sebatas diterapkan di pengadilan. Demi semakin mempermudah penyandang…

Read More

DISKUSI KEBUTUHAN/ FASILITAS DASAR PERPUSTAKAAN AKSESIBEL SAPDA

Diskusi yang difasilitasi Oleh SAPDA terkait dengan perpustakaan aksesibel ini menghadirkan beberapa pengurus Braille’iant Jogjakarta dan melibatkan beberapa mahasiswa difabel netra yang berasal dari berbagai perguruan tinggi, dengan detail P : 8 orang, L: 11 orang, disabilitas netra : 10 orang. Diskusi ini dilaksanakan di ruang difabel corner UIN Sunan Kalijaga Yogyarta. Hal-hal yang dibahas…

Read More
Konselor Psikolog RCB SAPDA sedang memaparkan materi tentang upaya yang bisa dilakukan jika ada keluarga yang menyembunyikan anak penyandang disabilitas.

Mitos Keturunan Membuat Anak Disabilitas Sering Disembunyikan

Tidak adanya penerimaan menjadi salah satu masalah yang terjadi pada keluarga dengan anak penyandang disabilitas. Tertutupnya informasi tentang isu disabilitas membuat banyak keluarga sulit memahami kondisi kedisabilitasan anak. Kondisi ini seringkali berujung pada tindakan menyembunyikan dan membatasi interaksi anak dengan lingkungan luar. Konselor Psikologi dari Rumah Cakap Bermartabat (RCB), Putrawansyah mengatakan tertutupnya informasi tentang isu…

Read More
Cuplikan iklan perempuan disabilitas inspirasi nusantara, menunjukan penari disabilitas yang sedang berfoto ria.

Tebitkan Iklan Masyarakat, Direktur SAPDA: Perempuan Disabilitas Mampu Berkontribusi di Masyarakat

Yayasan Sentras Advokasi Perempuan, Difabel dan Anak (SAPDA) menerbitkan iklan layanan masyarakat (ILM) bertajuk Perempuan Disabilitas Inspirasi Nusantara. Melalui ILM tersebut, SAPDA ingin menyuarakan bahwa perempuan penyandang disabilitas bukan individu yang lemah, selalu memerlukan pertolongan dan terpinggirkan sebagaimana stigma-stigma yang ada selama ini. “Tapi ternyata perempuan penyandang disabilitas merupakan perempuan-perempuan yang sebetulnya tangguh, mempunyai kapasitas…

Read More

Posbindu bagi Penyandang Disabilitas di DIY Tetap Jalan

Jamkesus dan Pos Pembinaan Terpadu (Posbindu) bagi penyandang disabilitas di seluruh Provinsi DI Yogyakarta dipastikan akan tetap berjalan seperti biasa. Hal tersebut merupakan hasil dari Audiensi Sentra Advokasi Perempuan, Difabel dan Anak (SAPDA) dengan Bappeda DIY untuk menyikapi isu dihapusnya Posbindu, (30/1), di Kantor Bapel Jamkesos DIY. “Layanan Posbindu bagi disabilitas akan tetap kami jalan…

Read More
Gamnar berisi sekitar 50 orang menghadap kamera dan berfoto bersama.

[PERS RILIS] Kawal Bersama Implementasi UU TPKS bagi Penyandang Disabilitas

Yogyakarta, 5 Desember 2023 – Sentra Advokasi Perempuan, Difabel dan Anak (SAPDA) bekerjasama dengan Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Yogyakarta menyelenggarakan seminar bertajuk “Anjangsana Srikandi: Urun Rembug Implementasi Undang-undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual” dalam rangka memperingati 16 Hari Anti Kekerasan Terhadap Perempuan 2023. Seminar ini berlangsung dengan dukungan pemerintah Australia melalui program Australia-Indonesia Partnership for Justice…

Read More

Policy Brief RUU PKS, Pentingnya Korban, Pelayanan, dan Penanganannya

University Club UGM- 8 Maret 2019, Diskusi tentang RUU PKS yang berlangsung sangat menegangkan. Sentra Advokasi Perempuan, Difabel, dan Anak (SAPDA) Jogjakarta bersama beberapa kawan menggadakan diskusi tentang Policy Brief RUU PKS, dimulai dengan penjelasan apa itu disabilitas, apa saja ragam penyandang disabilitas dan kondisi- kondisi mereka saat rentan terkena kekerasan seksual. Karena sesungguhnya RUU…

Read More
Komisioner Komnas Perempuan Andy Yentriani sedang menyampaikan tanggapan ditemani moderator dan JBI.

Mendengar Cerita di Balik Pendampingan Disabilitas Korban Kekerasan

Pendampingan korban kekerasan berbasis gender dan disabilitas kekerasan menyimpan beragam cerita di baliknya. Berbagai tantangan dihadapi lembaga penyedia layanan dalam memastikan penyandang disabilitas dapat memperoleh keadilan, mulai dari kendala komunikasi, layanan yang belum didesain untuk memenuhi kebutuhan disabilitas, hingga penolakan dari keluarga atau bahkan korban itu sendiri. Yayasan Sentra Advokasi Perempuan, Difabel dan Anak (SAPDA)…

Read More